The Beatles saat sesi pemotretan. (Foto: Instagram thebeatles)
The Beatles saat sesi pemotretan. (Foto: Instagram thebeatles)

Nampaknya para fans berat The Beatles akan menyaksikan kembali aksi panggung dan perjalanan salah satu grup band legendaris yang hingga kini masih dikenang. Aksi panggung tersebut akan dikemas dengan konsep film dokumenter berjudul 'Get Back'.

Walt Disney Studios lah yang akan mendistribusikan film dokumenter tersebut. Walt Disney Studio telah mendapat hak distribusi film dokumenter The Beatles 'Get Back' ke seluruh dunia yang merupakan garapan Peter Jackson.

Film dokumenter The Beatles 'Get Back' ini dihasilkan berdasarkan kerja sama antara Walt Disney Studio dengan Apple Corps Ltd serta WingNut Films Productions Ltd. 

Film dokumenter ini diperkirakan akan memiliki durasi yang cukup lama, karena proses pembuatannya disusun dari melihat 55 jam proses rekaman yang belum pernah dirilis dan direkam, serta 140 jam proses rekaman untuk penggarapan album 'Let It Be'.

Bos Walt Disney Studios, Robert A Iger menuturkan bahwa The Beatles sangat membawa dampak besar bagi perkembangan musik dunia. Dalam film dokumenter ini, nantinya akan diperlihatkan proses kreatif The Beatles.

"The Beatles 'Get Back' adalah yang terdepan menyajikan situasi internal dari pekerjaan para kreator genius di sejarah musik, dengan video restorasi spektakuler yang tampak baru dibuat kemarin," tutur Robert A Iger selaku bos Walt Disney Studios.

Robert mengungkapkan bahwa dirinya merupakan penggemar berat The Beatles sejak lama. "Jadi saya tidak bisa lebih bahagia karena Disney dapat berbagi film dokumenter Peter Jackson yang memukau dengan audiens global pada September nanti," tambah Robert. 

Menurut pemberitaan di Variety, film dokumenter The Beatles 'Get Back' ini menjadikan perspektif yang berlawanan dengan narasi film Let It Be yang banyak menayangkan kesuraman, perpecahan, perselisihan antar personel The Beatles yang berujung pada perpecahan. 

Malahan, nantinya di film dokumenter The Beatles 'Get Back' ini akan lebih banyak menampilkan candaan dan kekonyolan antar personel The Beatles.

Personel The Beatles yang masih tersisa, Paul McCartney dan Ringo Starr juga memberikan respon positif terhadap film dokumenter garapan Peter Jackson ini.

"Saya sangat senang Peter telah menggali arsip kami untuk membuat film yang menunjukkan yang sebenarnya tentang rekaman The Beatles. Persahabatan dan cinta di antara kami datang dan mengingatkan saya betapa indahnya waktu yang kami miliki," ungkap Paul McCartney.

Ringo Starr sendiri mengaku sangat menantikan penayangan film ini, yang kabarnya akan ditayangkan secara perdana 4 September 2020 di Amerika Utara. 

"Peter hebat dan sangat keren melihat semua rekaman ini. Ada berjam-jam di antara kami hanya tertawa dan bermain musik, sama sekali tidak seperti versi yang di luaran. Ada banyak kegembiraan dan saya pikir Peter akan menunjukkan itu. Saya pikir versi ini akan jauh lebih damai dan penuh kasih, seperti kita sebenarnya," ujar Ringo Starr.

Ringgo berharap, dengan adanya film dokumenter ini, publik semakin tercerahkan dengan perjalanan The Beatles.

Film ini diarahkan sekaligus diproduseri oleh Jackson, bersama Clare Olssen dan Jonathan Clyde, serta Ken Kamins dan Korps Aople Jefd Jones sebagai produser eksekutif. Pembuatan film dokumenter ini juga mendapat dukungan dari Yoko Ono Lennon dan Olivia Harrison.

Peter Jackson mengatakan bahwa terdapat kesenangan dan keistimewaan tersendiri dengan kepercayaan pada dirinya sebagai pengarah film dokumenter ini. 

"Bekerja dalam proyek ini adalah penemuan menyenangkan. Saya punya keistimewaan menyaksikan band terbaik sepanjang masa bekerja, bermain, dan menciptakan mahakarya," ujar Peter Jackson.

Peter Jackson juga mengungkapkan bahwa dirinya senang Walt Disney Studios menjadi distributor film dokumenter ini. Karena dia beralasan, tidak ada yang lebih baik selain film ini dilihat oleh banyak orang di seluruh dunia.