Anggota Banser Tulungagung membersihkan sampah di Kali Jenes (Joko Pramono for JatimTIMES)
Anggota Banser Tulungagung membersihkan sampah di Kali Jenes (Joko Pramono for JatimTIMES)

Ratusan Banser PC GP Ansor Tulungagung melakukan pembersihan sungai Jenes sepanjang 3 km, Minggu (23/2/20). Tanpa canggung ratusan Banser itu berjibaku dengan sampah dan air kotor di Kali Jenes.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan SDA Kabupaten Tulungagung yang dinamai dengan PROKASIH (program kali bersih).

Di samping memang menjadi agenda rutin Banser di kecamatan masing-masing untuk bekerja bersama masyarakat dalam membersihkan lingkungan yang  disebut dengan program Banser-Care.

Akhsan Wafi Kasatkorcab Banser Tulungagung mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh tak kurang 500 anggota Banser se-Kabupaten Tulungagung. Di musim penghujan ini, lancarnya kali menjadi bagian penting dari antisipasi banjir.

"Banser sangat senang sekali bisa ikut andil dalam program ini,  karena banser memang dilahirkan untuk ini,  yakni membantu sesama," pungkasnya.

Anang Pristianto kepala Dinas Perumahan,  Kawasan Permukiman dan SDA Kabupaten Tulungagung, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Banser itu.

Anang berharap agar kegiatan Prokasih ini bisa berjalan secara simultan.

"Kami harap kedepan banyak kegiatan khususnya yang terkait dengan kepentingan umum bisa terus bekerjasama dengan Ansor dan Banser Tulungagung," ujar Anang.  

Program ini memang digunakan dalam penanggulangan bencana banjir dan penyakit selama musim penghujan,  karena posisi Kaji Jenes ini tepat melewati wilayah padat penduduk dan pusat kota kabupaten Tulungagung.

Kegiatan ini dimulai sejak pukul 07.00 dan berakhir pada pukul 10.00.

Salah satu anggota Banser yang ikut dalam kegiatan ini, Madin mengungkapkan bahwa ia sangat senang sekali bisa ikut bersama pemerintah dalam kegiatan yang bermanfaat, selain itu ini juga sebagai ajang RTL para anggota Banser yang telah selesai menjalankan diklat terpadu dasar Banser.

"Biar mereka merasakan bahwa Banser selalu ada untuk orang lain. Pungkas Madin," ujar Madin.