Sejumlah perwakilan wali murid mendatangi UPT Dinas Pendidikan Besuki./ Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Sejumlah perwakilan wali murid mendatangi UPT Dinas Pendidikan Besuki./ Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Sejumlah perwakilan wali murid Sekolah Dasar Negeri 3 Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, akhirnya mendatangi kantor UPT Dinas Pendidikan Besuki. Kedatangan mereka ingin meminta kejelasan terkait mutasinya tiga dari empat guru yang dianggap sebagai guru kesayangan anak-anak mereka.

"Kami tidak berkenan dengan guru yang ada sekarang (menyebut nama) karena ada yang suka main tangan (kekerasan). Jika guru itu masih di sekolah, anak saya tidak usah masuk sekolah," kata Tintin, mewakili wali murid yang lain.

Tiga guru yang dimaksud sekarang masih ada di sekolah dan dianggap tidak dapat mendidik anak-anak mereka di sekolah.

Salah satu perwakilan wali murid juga menyampaikan bahwa mutasi yang dilakukan tidak bisa diterima jika penggantinya merupakan guru dari SD Negeri 2 Besole yang dianggap tidak memenuhi keinginan anak dan orang tua. "Kami tidak bisa menerima guru dari SD Negeri 2 Besole. Kami anggap itu harus dipindah," ucapnya.

Menanggapi keluhan wali murid, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Besuki Suharni meminta orang tua tetap menyekolahkan anaknya meski tidak setuju dengan keputusan mutasi dan masalah lain. Bagi Suharni, pendidikan merupakan hak anak dan orang tua diharapkan mendukung proses pendidikan anak dan tidak perlu melarang anak datang ke sekolah walau ada masalah yang terjadi.

"Boleh menyampaikan aspirasi, tapi jangan sampai mencabut hak anak untuk belajar. Jika melarang anak sekolah, itu persoalannya akan lain," ujar Suharni menanggapi aspirasi para wali murid.

Suharni juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran wali murid yang menyampaikan keluhannya. Dirinya akan menindaklajutinya ke Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tulungagung untuk segera memutuskan langkah yang akan diambil.

"Kami menerima aspirasi perwakilan ini. Anak - anak harus tetap belajar. Tuntutan akan segera ditindaklanjuti. Butuh proses dan saya pikir ini tidak lama," ujarnya di depan wali murid.

Sebelumnya, sejumlah wali murid mendatangi SDN 3 Besole, Kamis (13/02) sekitar pukul 08.30 WIB. Meski jam belajar masih berlangsung, sejumlah wali murid memaksa anaknya pulang lantaran geram dengan kebijakan sekolah yang memindahkan tiga guru.