Arjuna Mega Dwi Lis Syah Putra, semangat berlatih dan mimpi jadi bintang sepak bola profesional (Foto : Istimewa / TulungagungTIMES)
Arjuna Mega Dwi Lis Syah Putra, semangat berlatih dan mimpi jadi bintang sepak bola profesional (Foto : Istimewa / TulungagungTIMES)

Kegiatan rutin di luar sekolah bagi anak yang punya bakat berolahraga merupakan bagian dari hiburan yang asyik. Demikian juga yang dirasakan oleh Arjuna Mega Dwi Lis Syah Putra yang merupakan siswa kelas IV di Sekolah Dasar 01 Ngunut Kabupaten Tulungagung ini.

Di luar padatnya kegiatan belajar, Mega selalu menyempatkan diri rutin berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Ngunut Raya.

"Mulai kelas tiga, anak saya ini sudah minta dimasukkan sekolah sepak bola, meski masih pemula saya bersyukur anak saya ini terlihat berbakat," kata Slamet Sugianto (40) orang tua Mega, Rabu (12/02) siang.

Mega dianggap oleh pelatihnya yang bernama Winarno atau Pak Beje, punya kemampuan menendang dengan keras tiap bola yang ada dalam penguasaan. Bahkan pelatih sering menempatkan Mega sebagai bek sekaligus penyerang.

"Kelebihan Mega dalam sepak bola dia punya  tendangan kencang, skil bagus, dan punya kecepatan yang cukup," ujar Slamet.

Arjuna Mega yang lahir pada 03 Juni 2009 lalu ini adalah anak kedua dari empat saudara dari pasangan Slamet Sugianto dan Alis Setyorini dan tunggal di lingkungan 10 Desa Ngunut. Kini, Arjuna Mega tercatat sebagai siswa kelas IV di SD Negeri Ngunut terus berlatih dan bercita-cita menjadi pemain profesional.

"Bermodal keyakinan dan bakat yang dimilikinya saya rela selalu mendampingi dimanapun untuk mencapai mimpinya menjadi pemain bola profesional," terangnya.

SSB Ngunut Raya sendiri merupakan sekolah sepak bola yang sudah banyak menelorkan pemain sepak bola tingkat nasional. Bahkan, dua tahun lalu salah satu siswanya Natanael Yoga Setiawan berhasil terbang ke Turin dan bergabung dengan kesebelasan ternama Juventus untuk berkesempatan ikut berlatih selama satu bulan.

"Saya ingin melalui sepak bola, anak saya menjadi atlet dan mengikuti jejak seniornya untuk menjadi pemain yang profesional," pungkasnya.