Dua tersangka diamankan di Polsek Kedungwaru / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Dua tersangka diamankan di Polsek Kedungwaru / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Dua orang terduga pelaku peredaran narkotika jenis sabu-sabu kembali berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polsek Kedungwaru bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung, Kamis (28/11) jam 14.30 wib kemarin. 

Penangkapan awalnya dilakukan di Jalan Raya Desa Buntaran Kecamatan Rejotangan pada satu orang tersangka yang diketahui bernama MRI (25) warga Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

"Informasi sudah dikumpulkan selama seminggu, kemudian dilakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil kita lakukan ungkap," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Ipda Anwari, Jumat (29/11) pagi.

Dalam penyelidikan yang dilakukan petugas, diketahui pada tersangka MRI akan melakukan transaksi, namun petugas lebih dahulu melakukan penangkapan dan ditemukan barang bukti berupa 2 poket sabu, uang tunai sebesar Rp 50.000,-, 1 buah handphone merk Ever Cross warna hitam, 1 buah ATM Bank BCA, 1 buah ATM Bank BRI, 1 lembar bukti transfer.

"Dari pelaku ini langsung kita giring untuk kita kembangkan ke tersangka lain," tambah Anwari.

Polisi berhasil menangkap pria berinisial FR (25) warga Rejotangan di rumahnya dan langsung melakukan penggeledahan.

"Dari hasil interograsi dari kedua pelaku tersebut, diketahui bahwa barang berupa narkotika jenis sabu didapat dari terlapor ini, kemudian kita tangkap," ungkapnya.

Dari tangan FR polisi mengamankan barang bukti berupa 1 poket sabu, uang tunai sebesar Rp 100.000,-, 1 buah korek api, 20 klip plastik, 1 buah bong, 1 buah sedotan, 1 buah pipet kaca dan 1 buah ATM BRI.

Terhadap keduanya, polisi mengenakan pasal tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum melakukan percobaan atau pemufakatan jahat menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I jenis Shabu dan atau memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis Shabu, sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Sub pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.