Ilustrasi Fintech

Ilustrasi Fintech



Satgas Waspada Investasi kembali menemukan 133 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer lending ilegal. Satgaspun langsung menindak 133 entitas yang tidak terdaftar di OJK itu. Sebab, pinjaman online dari perusahaan fintech peer to peer lending tidak berizin bisa merugikan masyarakat.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing melalui rilis OJK yang diterima banyuwangitimes.com menyatakan, satgas bersama 13 kementerian/lembaga yang menjadi anggotanya terus melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat. Materi edukasi terkait pentingnya memilih perusahaan fintech peer to peer lending yang berizin OJK.

“Kami tidak akan menunggu korban masyarakat semakin banyak akibat fintech peer to peer lending ilegal ini. Jadi, kami terus berburu dan langsung menindak temuan fintech lending yang ilegal dengan meminta Kominfo untuk memblokirnya,” kata Tongam.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, satgas saat ini juga sudah menayangkan iklan layanan masyarakat yang berisi peringatan untuk menghindari fintech peer to peer lending ilegal.

“Kami meminta dukungan dan mengajak berbagai pihak untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya fintech peer to peer lending ilegal mengingat keberadaannya sangat merugikan,” katanya.

Sebelumnya, pada 6 September 2019, Satgas Waspada Investasi menemukan 123 entitas Fintech peer-to-peer lending ilegal. Namun dalam perkembangannya terdapat enam entitas yang telah membuktikan bahwa kegiatannya bukan merupakan fintech peer to peer lending. Sehingga dilakukan normalisasi atas aplikasi yang telah diblokir.

Enam entitas itu adalah plikasi “MJASA SYARIAH” milik Kospin Jasa, aplikasi “Shopintar” milik PT Karya Widura Utama, aplikasi milik Komputerkitcom, aplikasi milik LuckyNine Apps, aplikasi “Smartech” milik PT Smartech Kredit Indonesia, dan aplikasi “Mentimum” milik PT. Dinamika Mitra Sukses Makmur.

Dengan kembali ditemukannya 133 entitas fintech peer to peer lending ilegal menjadikan total entitas yang ditangani Satgas Waspada Investasi sampai dengan Oktober 2019 sebanyak 1.073 entitas. “Total yang telah ditangani Satgas Waspada Investasi terhadap entitas fintech peer to peer lending ilegal sejak tahun 2018 sampai Oktober 2019 sebanyak 1.477 entitas,” katanya.

Tag's Berita

End of content

No more pages to load