Saat dibawa petugas Polsek Kalidawir / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Saat dibawa petugas Polsek Kalidawir / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES


Editor

Heryanto


Nahas kembali dialami maling Wahyu (19) pemuda pengangguran warga Dusun Kebonsari Desa Betak  Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung ini. Dirinya harus kembali berurusan dengan pihak berwajib karena kembali beraksi kesekian kalinya. Wahyu, kepergok pemilik rumah saat hendak beraksi di siang bolong. 

"Ini maling ayam yang dulu, pernah ditangkap dan saat di bawa ke puskesmas malah melarikan diri," kata Kepala Dusun Kebonsari, Darosin, Rabu (21/08) sore.

Wahyu beraksi dirumah Suroto Ahmad Saiku (49) warga Dusun Krajan Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir. "Saat kepergok dia melawan dan mencekik pemilik rumah, akhirnya oleh warga dihajar dan kemudian di serahkan polisi," tambahnya

Yang dimaksud Darosin, Wahyu pernah ketahuan mencuri ayam Kamis (18/4/2017) tengah malam di rumah bosnya sendiri Daim (50) yang juga beralamat di Dusun Bonsari Desa Betak. Saat dirawat di Puskesmas Kalidawir, Wahyu kabur dengan membuka sendiri infus yang dipasang di tangannya.

Dari data kepolisian, Wahyu ditangkap kembali pada Selasa (20/8) sekitar pukul 12.30 wib. Pemilik rumah Suroto Ahmad Saiku bersama Istrinya Fitri Isnaini (39) saat itu pulang dari sawah melihat ada sepeda motor Honda Beat warna merah di parkir di belakang rumah.

"Karena Pelapor curiga lantas menyuruh istrinya untuk masuk kedalam rumah. Pada saat istri pelapor akan masuk rumah lewat pintu samping ternyata melihat ada seorang laki laki membuka jendela rumah dan akan masuk," ungkap Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Paur Humas Bripka Endro Purnomo

Fitri kemudian berteriak maling dan seketika itu juga Wahyu yang sudah berhasil membuka jendela dengan cara memecah kaca dan mencongkel grendel jendela akan masuk ke dalam rumah langsung lari menabraknya

"Awalnya terlapor ini berhasil kabur, dengan meminta bantuan petugas Polsek Kalidawir dan langsung menuju ke TKP dan melakukan pencarian. Setelah dilakukan pencarian sekira 20 menit terlapor berhasil dilakukan penangkapan dan dibawa ke Polsek Kalidawir," ungkap Endro 

Wahyu dan barang bukti antara lain 1 unit sepeda motor Honda Beat warna merah Nopol AG 4771 RBD, 1 buah Arit untuk mencongkel jendela dan lis jendela serta memecah kaca, 2 buah siku siku jendela, 1 buah pecahan kaca, 1 batang kayu yang digunakan mencongkel besi hingga patah jadi 2 dan is jendela yang dilepas.

Atas perbuatannya, Wahyu dikenakan sangkaan percobaan pencurian dan kepadanya di jerat dengan pasal 363 Pasal 363 ayat (1) ke 5e yo Pasal 53 KUHP. 


End of content

No more pages to load