Laporan Kerja Tahunan, Pawahikorta Kembali Sosialisasikan Bahaya Trafficking

Seratus pengusaha warung hiburan adakan kegiatan laporan tahunan dan sosialisasi bahaya trafficking. / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Seratus pengusaha warung hiburan adakan kegiatan laporan tahunan dan sosialisasi bahaya trafficking. / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES – Persatuan Warung Kopi dan Karaoke Tulungagung (Pawahikorta) menggelar rapat kerja tahunan, Kamis (15/08) siang. Dalam pertemuan itu, Pawahikorta kembali memberikan sosialisasi bagi para pemilik tempat hiburan tentang rekrutmen pelayan warung yang harus berusia dewasa. 

"Kita tetap ingatkan agar warung hiburan tidak mempekerjakan anak di bawah umur," tandas Ketua Pawahikorta, Agung Purwanto.

Selain berpotensi terkena masalah hukum, Agung menegaskan jika keberadaan warung akan menjadi negatif jika ada yang berproses ke polisi terkait trafficking, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.  "Akhirnya image warung akan buruk. Padahal kami sepakat agar warung menjadi salah satu ikon untuk mendorong pariwisata di Tulungagung ini," terangnya.

Atas kejadian itu, Agung mengajak belajar dan tidak ada lagi pelanggaran yang berakibat buruk bagi citra warung hiburan dan karaoke.

"Agenda ini juga memberikan laporan kegiatan tahunan. Jelang HUT RI, kami juga memberikan ucapan selamat ulang tahun negeri ini ke-74. Semoga Indonesia tetap jaya. Dirgahayu Indonesia 17 Agustus 2019, semoga tetap semangat ayem tentrem mulyo lan tinoto," ucap para pengusaha warung yang hadir.

Dalam kegiatan laporan tahunan itu, sekitar 100 pemilik usaha warung kopi dan karaoke berkumpul di Warkok Aw Aw yang berlokasi di Kelurahan Jepun, Tulungagung.

Pawahikorta sendiri telah banyak mengadakan kegiatan positif sejak berdiri mengayomi seluruh warung. Dia antaranya agenda bagi takjil di bulan ramadhan, santunan anak yatim, sosialisasi kesehatan, wisata hingga miras dan perdagangan anak.

Dalam perjalanannya, Pawahikorta telah berhasil mengubah citra warung kopi dan hiburan yang awalnya dianggap negatif justru menjadi salah satu kekuatan ekonomi dan memberikan lapangan kerja bagi ribuan orang hang bergelut dalam dunia hiburan di Kota Marmer ini. 

 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top