Ketua NAsdem Tulungaung, Ahmad Djadi saat pers konference menanggapi putusan MK yang menangkan PAN (foto : Joko Pramono/Jatim Times)
Ketua NAsdem Tulungaung, Ahmad Djadi saat pers konference menanggapi putusan MK yang menangkan PAN (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

Perselisihan hasil pemilu di Tulungaung antara partai Nasdem dan PAN tentang perolehan suara di Dapil 1 Tulungagung sudah diumumkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Hasilnya, gugatan atas nama Caleg Nasdem Ahmad Yulianto diputuskan dismisal karena gagal memenuhi legal standing dan dianggap tidak memenuhi kekuatan hukum. Sedangkan dalil dalil dan bukti yang ditunjukkan oleh pemohon DPD Nasdem dianggap tidak terbukti, sehingga gugatan DPD Nasdem atas perpindahan suara dari PKB ke PAN tidak bisa dibuktikan.

“Secara umum hasil MK kemarin yang pertama ada gugatan dari ahmad yulianto legal standing tidak terpenuhi sehingga diputuskan dismisal. Sedangkan gugatan atas nasdem dilanjutkan sidang pembuktian namun diputuskan pada intinya partai itu hakim MK menolak gugatan,” terang Ketua KPU Tulungagung, Mustofa.

Mustofa menjelaskan, dengan adanya putusan ini maka sudah selesai proses gugatan atas PHPU dan pihaknya memiliki kewajiban untuk segera melakukan penetapan atas hasil peroleh suara partai partai dalam pileg tahun 2019 ini.

Sesuai dengan jadwal awal, pihaknya telah menjadwalkan proses penetapan akan dilaksanakan pada Senin (12/08) mendatang di Tulungagung. “Kita jadwalkan Senin minggu depan, kemungkinan Senin malam,” Pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai NasDem Tulungagung Ahmad Djadi mengatakan menerima hasil sidang MK yang memenangkan PAN dalam perselisihan perpindahan suara di Dapil 1 Tulungagung.

Pihaknya sudah mengajukan berbagai dalil dan sejumlah bukti perselisihan dalam sidang sengketa di tingkat MK. Terkait selisih suara antara Partai Nasdem dan PAN dalam perebutan kursi ke-10 di Dapil 1 Tulungagung, yang hanya terpaut tiga suara, sehingga kursi dewan dipastikan akan dimiliki PAN.

“Semua bukti sudah kita berikan, namun hasilnya kita kalah. Dan atas putusan MK, kami menghormati dan menerima putusan itu. Dengan putusan itu maka PAN dinyatakan menang,” ungkap Ahmad Djadi ketika dikonfirmasi.

Lebih lanjut Djadi menuturkan, upaya yang dilakukan sudah semaksimal mungkin untuk mengamankan suara partainya, melalui mekanisme hukum yang berlaku. Kandasnya gugatan tersebut akan dijadikan catatan dan pelajaran bagi partainya dalam menghadapi pemilu ke depan.

Disinggung langkah yang ditempuh seusai menerima putusan dari MK, kata Djadi, pihaknya belum bisa memastikan langkah lanjutan yang akan diambil partainya. Termasuk wacana pengajuan gugatan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), sebab langkah partai harus mendapatkan restu langsung dari DPP Partai Nasdem.

“Kita serahkan kepada DPP, semua itu petunjuk dari DPP. Seperti adanya sengketa ini kita serahkan bukti ke DPW yang kemudian diteruskan ke DPP. Kemudian yang melanjutkan DPP,” ujarnya.