anak - anak saat bermain teklek (foto : Joko Pramono/Jatim Tines)

anak - anak saat bermain teklek (foto : Joko Pramono/Jatim Tines)



Untuk memperingati hari anak nasional, kantor kecamatan Kedungwaru menyelenggarakan perlombaan permainan tradisonal, Minggu (4/8/19). 

Perlombaan ini di ikuti oleh perwakilan anak-anak  dari 19 desa di Kecamatan Kedungwaru, dimana setiap desa mengirimkan 10 perwakilanya dari Forum Anak Desa.

Kepala kantor Camat Kedungwaru, Anang Pratistianto mengatakan tujuan diadakanya lomba ini adalah untuk membentuk karakter anak sesuai dengan karakter bangsa.

“Untuk membentuk karakter anak-anak sesuai dengan karakter bangsa,” ujar Anang.

Tak hanya permainan, dalam kegiatan ini anak-anak diajak dalam kegiatan yang bersifat edukasi, seperti kesenian, komunikasi, sejarah dan permainan yang mengandalkan kerjasama kelompok.

Di sini peserta akan diajak balapan (racing) dengan 4C (Creativity, Communication, collaboration, Critical Thinking) atau jika diterjemahkan kreatifitas, komunikasi, kolaborasi dan berfikir kritis.

Setiap karalter C4 akan dikenalkan melalui permainan di setiap posko.

Contoh permainan adalah lomba teklek, lomba ini membutuhkan kerjasama dan keserasian langkah dari pesertanya. 

Tiga orang akan memakai sandal dari papan yang dipakai bersama. 

Mereka harus berjalan bersama mulai garis start hingga finish yang berjarak 20 meter.

Jika tidak berjalan seirama, dipastikan mereka akan terjatuh bersamaan dan memperlambat pergerakan mereka menuju finish.

Untuk sejarah, peserta akan dikenalkan dengan sejarah “Tanah Perdikan Tawangsari”. 

Peserta akan diujelaskan tentang asal-usul tanah perdikan Tawangsari, yang sudah eksis sejak zaman kerajaan Mataram pada tahun 1770.


End of content

No more pages to load