Mendikbud RI, Muhadjir Effendy. (Doc. MalangTIMES)

Mendikbud RI, Muhadjir Effendy. (Doc. MalangTIMES)



Belum lama ini, banyak pemberitaan yang menyatakan bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy memperpanjang usia pensiun guru PNS. Ditambah 5 tahun, masa pensiun guru PNS diperpanjang menjadi 65 tahun.

Dilansir dari Tuntas.co.id, Muhadjir Effendy menyampaikan usulan agar masa pensiun guru diperpanjang sembari menunggu pengangkatan ASN yang tetap dan penegasannya akan dibuatkan dalam bentuk surat edaran.

"Nanti segera akan kita buatkan edaran. Insya Allah akan ada surat edaran bersama antara saya dengan mendagri. Untuk itu, nanti kalau ada yang masih nekat, mereka tentu saja akan kita beri sanksi. Karena guru pensiun kan 60 tahun. Saya kira kalau masih segar bugar masih bisa bertahan sampai 5 tahun, sehingga kita memberi kesempatan sampai tahun 2024 kami berjanji akan berusaha untuk akan menuntaskan masalah guru honorer,” jelas Muhadjir dilansir dari Tuntas.co.id.

Berita mengenai mendikbud yang memperpanjang usia pensiun guru PNS juga terdapat di pikiran-rakyat.com, medcom.id, pripos.id, siedoo.com, dan media-media nasional lain.

Dihubungi MalangTIMES (Jumat, 2/8/2019), Muhadjir meluruskan bahwa guru tidak diperpanjang usia pensiunnya, tetapi diminta untuk tetap mengabdi hingga ada PNS pengganti. "Bukan diperpanjang usia pensiunnya, tetapi diminta tetap mengabdi hingga ada PNS penggantinya," tegasnya.

Adapun tunjangannya diambilkan dari dana BOS (bantuan operasional sekolah). Muhadjir menjelaskan, hal ini khusus untuk guru yang masih bersedia dan sanggup lahir batin.

Alasan kebijakan ini sendiri dilakukan untuk menghentikan adanya rekrutmen guru honorer oleh sekolah. Sehingga, pemerintah bisa fokus menyelesaikan guru honorer yang ada sekarang. Selain itu, dapat merekrut guru dengan standar seleksi yang ketat sesuai UU ASN. "Kalau tidak dihentikan, maka masalah guru honorer tidak akan pernah selesai," ungkapnya.

Baru sekitar satu tahun terakhir saja, dikatakan Muhadjir, jumlah guru honorer sudah bertambah 40 ribu.

 


End of content

No more pages to load