Plt Kadinkop dan UMKM Tulungagung, Sunaryo (baju putih) (ist)

Plt Kadinkop dan UMKM Tulungagung, Sunaryo (baju putih) (ist)



Sebanyak 175 koperasi di Tulungagung terancam di bubarkan. Pasalnya ke 175 koperasi itu dianggap sudah tidak bisa bangkit lagi atau dengan kata lain sudah tidak tertolong. Hal itu diungkapkan oleh Plt Kadin Koperasi dan UMKM Tulungagung, Sunaryo, Senin (29/7/19).

“Kami sudah punya catatan koperasi-koperasi yang rencananya akan dibubarkan,” ujarnya.

Sebenarnya ada sekitar seribu lebih koperasi di Tulungagung. jumlah itu gabungan dari koperasi yang akan dibubarkan dan masih dibina oleh Dinas Koperasi dan UMKM.

Ke 175 koperasi itu diluar 972 koperasi yang saat ini dibina oleh Dinas Koperasi. Sayang hampir separuh dari koperasi yang dibina oleh Dinas Koperasi, lebih dari separuh koperasi itu belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Padahal koperasi harus melaksanakan RAT sebagai sarana pelaporan pada anggotanya dan evaluasi kinerjanya. “Koperasi yang aktif belum tentu melaksnakan RAT,” imbuhnya.

Dari catatan yang dimiliki moleh dinasnya baru sekitar 415 koperasi yang melaksanakan RAT.  Meski begitu pihaknya memberikan kesempatan pada koperasi untuk tetap melaksanakan RAT paling lambat hingga akhir bulan Agustus mendatang.

“Kami melalui PPKL (petugas penyuluh lapangan koperasi) terus mendorong mereka agar melaksanakan RAT tahun ini,” lanjut  Sunaryo.

Meski demikian pertumbuhan koperasi di Tulungagung masih ada meskipun kenaikanya rendah. namun pihaknya lebih berkonsentrasi akan pembinaan koperasi yang ada, disbanding membentuk koperasi baru.

“Pola pikir kita ingin mengejar koperasi sebanyak-banyaknya kita kembalikan bahwa kita akan mengutamakan kualitasnya (koperasi),” kata Sunaryo.


End of content

No more pages to load