Berumur 107 Tahun, Jamaah Haji Tertua Se-Jatim Asal Jombang Berangkat ke Tanah Suci

Sumiati (kanan), calon jemaah haji tertua di Jatim yang berumur 107 tahun, dengan didampingi Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab terlihat khusus memanjatkan doa. (Foto : Adi Rosu. / JombangTIMES)
Sumiati (kanan), calon jemaah haji tertua di Jatim yang berumur 107 tahun, dengan didampingi Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab terlihat khusus memanjatkan doa. (Foto : Adi Rosu. / JombangTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES, JOMBANG – Berumur 107 tahun, calon jamaah haji asal Kabupaten Jombang tercatat sebagai jemaah haji tertua se-Jawa Timur. Faktor kesehatan menjadi perhatian semua pihak.

Calon jemaah haji tersebut bernama Sumiati, warga Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro. Pada dokumen kependudukannya, Sumiati tercatat lahir di Jombang pada 1 Juni 1912 silam. Saat ini, Sumiati telah berumur 107 tahun.

Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kemenag Jombang Moch. Salim Basawad menerangkan, Sumiati merupakan haji tertua se-Jawa Timur yang dijadwalkan akan berangkat ke tanah suci pada 23 Juli mendatang dengan nomor kloter 53. "Ibu ini memang tertua dari semua jemaah haji, yang termuda itu umur 18 tahun," ujarnya saat diwawancarai, Selasa (16/7).

Menurut  Salim, Sumiati telah dinyatakan sehat dan direkomendasikan untuk berangkat ke tanah suci oleh pihak Kemenag Kabupaten Jombang.

Jamaah haji tertua ini akan diawasi secara ketat oleh pendamping haji ketika di tanah suci. Kesehatan Sumiati juga akan dikontrol secara rutin dan dilakukan pendampingan melekat oleh tim medis.

"Di sana itu nanti ada 5 petugas kloter. 1 ketua kloter, 1 pembimbing ibadah haji, 3 tim kesehatan. Tim kesehatan itu selalu memantau kesehatan jemaah haji. Itu 24 jam akan siap memantau," ujarnya.

Meski Sumiati direkomendasikan oleh Kemenag Jombang untuk beribadah haji ke tanah suci, kondisinya sempat dikabarkan melemah. Hal tersebut disampaikan oleh anak kedua Sumiati, Tri Kuncorowati. Tri mengatakan, ibunya sempat dirawat di RSUD Jombang beberapa hari yang lalu akibat mengalami sesak napas.

"Secara fisik ibu masih kita kontrolkan rutin ke dokter spesialis jantung dan paru. Sudah disiapkan obat-obatan juga," terangnya.

Sementara, kondisi kesehatan Sumiati ini mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah Kabupaten Jombang. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab secara langsung mengunjungi Sumiati untuk memastikan kondisi jemaah haji tertua tersebut.

Pada kunjungan bupati ke kediaman Sumiati di Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Mundjidah mengatakan bahwa pihak pemerintah akan mengawasi kesehatan Sumiati selama menjalankan ibadah haji di tanah suci. "Selama di tanah suci, ini akan terus akan dilakukan oleh tim medis," pungkas bupati Jombang.

 

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top