Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo (baju hitam) dan Plt Bupati Malang, Sanusi (berpeci) saat di RSUD dr. Iskak(foto : Joko Pramono/Tulungagungtimes)

Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo (baju hitam) dan Plt Bupati Malang, Sanusi (berpeci) saat di RSUD dr. Iskak(foto : Joko Pramono/Tulungagungtimes)



Plt Bupati Malang, Sanusi  beserta rombonganya berkunjung ke RSUD dr. Iskak Tulungagung. 

Kedatangan rombongan itu untuk melakukan study banding di rumah sakit plat merah milik Pemkab Tulungagung.

“Kelebihan-kelebihan di sini kita adopsi untuk kita terapkan di (RSUD) Malang,” ujar Sanusi.

Kelebihan RSUD dr. Iskak yang akan diambil dan ditiru oleh Sanusi beberapa diantaranay seperti pelayanan kegawatdaruratan, pelayanan medis, kecepatan menangani pasien dan ketersediaan tenaga medis.

“Karena kita tahu disini (RSUD dr.Iskak) kebersihan kita kalah, pelayanan kalah, pendapatan juga jauh,” terang Sanusi.

Letak Tulungagung dan Malang sendiri relative berdekatan, sehingga dianggap hamper sama secara geografisa dan kultur budayanya.

RSUD di Malang saat ini sudah menjadi Badan Layanan Usaha daerah (BLUD) yang pertahun pendapatanya mencapai 100 milyar dengan estimasi keuntungan sekitar 15 milyar pertahun.

“Kita petakan potensi dulu, lalu SDM nya kita bina baru nanti pelayananya yang kita publikasikan,” papar Sanusi.

Kedepanya, anatar RSUD dr. Iskak dan RSUD Malang akan dilakukan penandatanganan MOU (kesepakatan dalam bidang pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

Sebagian personel dari RSUD Malang nantinya juga akan di kirim ke Tulungagung untuk dilatih, dan sebagian pegawai ESUD didkirim ke Malang untuk memberikan pelatihan bagi pegawai RSUD Malang.

“Kita mengundang dari sini untuk melatih ke sana (Malang),”tandas Sanusi.

Sementara itu Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo yang mendampingi Plt Bupati Malang, Sanusi menerangkan sistem pembinaan kepegawaian yang dilakukan di RSUD dr Iskak. Maryoto jelaskan pembinaan yang dilakukan lebih ditekankan pada peningkatan SDM (tenaga kesehatan) dan penataan administrasi kesehatan.

“pembinaan merupakan jaminan, namanya jasa pelayanan juga bisa ditingkatkan,” kata Maryoto.

Saat ini, RSUD dr Iskak merupakan satu-satunya RSUD rujukan di wilayah selatan-barat wilayah Jawa timur. 

Lantaran melayani beberapa Kabupaten di wilyah ini, rumah sakit plat merah ini sering over kapasitas. 

Ke depanya akan dinbangun rumah sakit penyangga di wilayah selatan Tulungagung, seperti yang sudah direncanakan di Kecamatan Campurdarat.

“Kita tetapkan Rumah sakit (yang akan dibangun) di Campurdarat sebagai rumah sakit pratama atau type D,” ujar Maryoto.

Pembangunan rumah sakit itu akan dilakukan pada 2020 mendatang, saat ini sudah mulai dibanguan sarana dan prasarana penunjang, seperti gedung-gedung operasi, rekam medic dan kebutuhan lainya.

“(Kebutuhan lainya) sambil berjalan saja,” tandas Maryoto.

 


End of content

No more pages to load