BKD Ajukan Tambahan 700 Pegawai Ke Kemenpan

Ilustrasi ASN
Ilustrasi ASN

TULUNGAGUNGTIMES – Pemkab Tulungagung sudah mengusulkan formasi untuk penerimaan pegawai pemkab, yang direncanakan digelar pada bulan Oktober 2019 mendatang. 

Formasi yang diajukan sama besarnya dengan jumlah pegawai yang pensiun di Tulungagung pada 2019 ini.

“Lebih kurang 700 an,” ujar kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tulungagung, Arif Boediono, Kamis, (11/7/19).

Meski begitu, jumlah itu dirasa masih kurang untuk memenuhi kekurangan pegawai di kota marmer ini. 

Pengajuan formasi pegawai ke Kemenpan RB dibatasi khusus pegawai yang pensiun tahun ini.

“Yang paling banyak guru sama kesehatan,” tambah Arif.

Penerimaan pegawai pemkab nantinya akan dilakukan melalui 2 mekanisme. 

Yaitu melalui jalur CPNS dan P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). 

Tes kedua jalur itu akan dilakukan secara bersamaan.

“70 persen P3K dan 30 persen CPNS,” terang Arif.

Sementara itu Kepala Dinas KEsehatan Tulungagung, Muhammad Mastur mengatakan untuk Dinas yang di pimpinya mengajukan sekitar tambahan 600 pegawai kesehatan ke BKD Tulungagung.

Jumlah itu merata kebutuhanya baik perawat, bidan, dokter maupun kesehatan masyarakat.

“Sekitar 600, itu berdasar Anjab ABK yang kita lakukan, sehingga mulai dari Peskesmas hingga Dinas memerlukan tambahan tenaga kesehatan,” ujar Mastur.

Untuk kebutuhan bidan tidak terlalu banyak, lanttaran baru dilakukan pengangkatan 115 bidan. Meski begitu belum seluruh desa di Tulungagung memiliki bidan desa.

“Belum juga (terpenuhi), enggak ada 10 persen (kebutuhanya),” tandas Mastur.

 

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top