Tiga Calon Kades Blimbing Terbukti Mainkan Politik Uang, Ternyata Malah Damai

Surat pernyataan damai yang ditandatangani tiga calon kepala desa Blimbing (Foto : Istimewa / TulungagungTIMES)
Surat pernyataan damai yang ditandatangani tiga calon kepala desa Blimbing (Foto : Istimewa / TulungagungTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES – Tiga orang calon kepala desa diamankan warga saat hendak melakukan upaya penyuapan (Money Politic) diamankan warga Blimbing Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung, Minggu (07/07) sore kemarin. 

Tak ingin terjadi aksi kekerasan, tiga orang yakni Nakib Handasah (44) calon kepala desa, beralamat di RT 3 RW 5, Kamid (64) warga RT 02 RW 02, Supijan (67) warga RT 02 RW 05 Desa Blimbing akhirnya diamankan di Mapolsek Rejotangan.

"Bersepakat untuk damai, surat pernyataan ditandatangani Cakades," kata Kapolsek Rejotangan AKP Tohir BN, Senin (07/07) siang.

Lanjut Tohir, kejadian bermula saat seorang warga bernama Unggul Bintoro (32) dihubungi oleh Karyono (47) agar datang kerumahnya.

"Saat datang itulah ada pemberian uang," terang Kapolsek.

Uang yang dimaksud diterima Unggul dari Karyono sebesar 100 ribu rupiah dengan syarat memilih calon nomor urut 2 bernama Kamid.
"Selanjutnya pada malam hari sekitar pukul 19.00 wib, saudara Unggul ini melaporkan kepada Timses Calon Kepala Desa Nomor Urut 01 bernama Nakib Handasah," ungkap Tohir.

Malam hari, sekitar pukul 22.00 wib Timses Nomor Urut 01 melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rejotangan.

"Pada saat Timses melapor ke Polsek Rejotangan tersebut di balai desa didatangi warga," lanjutnya.

Saat itu, ada sekitar 25 orang massa pendukung Calon Nomor Urut 01 mendatangi Balai Desa Blimbing dan kemudian atas kesepakatan dengan Timses Calon Nomor Urut 01 masalah akhirnya diselesaikan di Balai Desa Blimbing dengan dihadiri ke tiga calon kepala desa, saksi Timses dari masing- masing calon, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa, Kapolsek Rejotangan, Wakapolsek Rejotangan, Kanit Intel, Kanit Reskrim, Babinkamtibmas dan Babinsa, dengan isi kesepakatan

1. Para calon sepakat berdamai dan sepakat untuk tidak akan melakukan penyuapan berupa uang maupun barang kepada masyarakat Desa Blimbing.

2. Para calon sepakat menarik kembali segala bentuk suap kepada masyarakat

Sementara itu salah seorang warga yang prihatin dengan kejadian yang ada di desanya mengungkapkan jika kepala desa yang akan datang tak patut untuk dihormati lagi. Kejadian yang mempermalukan nama Desa Blimbing itu merupakan cermin kepemimpinan yang tak layak ditiru oleh warga yang lain.

"Wes ora nduwe isin, ini kejadian parah dan anehnya panitia juga demikian yang harusnya bisa mendiskualifikasi calon malah ikut mendamaikan tindak pidana penyuapan yang sudah ada buktinya. Saya memilih tidak memilih dalam Pilkades kali ini," kata Yon (37) saat menghubungi awak media.

Pewarta : Anang Basso
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top