Kontrak Mall Alun - Alun Resmi Tak Diperpanjang, Pemkot Malang Mulai Rencanakan Pembangunan

Ilustrasi gedung Mall Ramayana yang akan diambil alih Pemkot Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Ilustrasi gedung Mall Ramayana yang akan diambil alih Pemkot Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES, MALANG – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam mengembangkan usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) ternyata tidak main - main. Ya, dalam waktu dekat ini rencana untuk membangun sentra khusus Mall Alun - Alun atau bekas Ramayana di kawasan Alun - Alun Kota Malang mulai digodok.
Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan pembangunan pusat perbelanjaan yang bakal dibuat sistem one stop shopping ini bakal dikelola oleh Pemkot Malang. Perencanannya, setelah masa kontrak berakhir pada September 2019 mendatang. "Ramayana sebentar lagi akan jatuh ke kita, dan akan kita olah sendiri," ujar dia.
Gedung tersebut juga akan masuk dalam salah satu bagian Perusahaan umum Daerah (Perumda) Tugu Aneka Usaha (Tunas) yang akan segera dibentuk dalam Peraturan Daerah (Perda). "Ini masih akan kita tuangkan pada Perda kita. Dan kita juga masih perlu BUMD Tunas," imbuh dia.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Aji ini menjelaskan jika sudah ada investor yang ingin mengajukan kerjasama untuk pembangunan Mall Alun - Alun itu. Pihaknya juga sedang melakukan penjajakan dengan PT Sarana Multi Infrastfuktur (SMI) (Persero) untuk pendanaannya.
"Impian saya bisa seperti Thamrin City. Kerja sama ini juga sebagai salah satu solusi untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur kami dalam pertumbuhan ekonomi di Kota Malang," pungkas dia.

Pewarta : Arifina Cahyati Firdausi
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top