Bamus DPRD, Syahri Diberhentikan, Maryoto Diusulkan jadi Bupati

Wakil Ketua DPRD,  Adib Makarim. (foto : Joko Pramono/Jatim Times)
Wakil Ketua DPRD, Adib Makarim. (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

TULUNGAGUNGTIMES – Menindak lanjuti surat dari Kemendagri tentang status Bupati Tulungagung terpilih periode 2018-2023, Syahri Mulyo, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Tulungagung rapat menyikapi surat tersebut.

Dalam surat tertanggal 3 Mei dan diterima oleh DPRD pada 22 Mei kemarin, berisi pemberhentian Syahri Mulyo sebagai Bupati Tulungagung, dan menunjuk wakilnya sebagai Plt Bupati.

Selanjutnya pihak DPRD selambatnya s10 hari ejak diterimanya surat itu wajib melaksanakan rapat paripurna, sesuai UU nomer 10.

“10 hari sejak kita menerima surat dari Mendagri, kita punya kewajiban Rapat Paripurna untuk pemberhentian (bupati) dan juga pengusulan wakil bupati sebagai Bupati Tulungagung,” ujar wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Adib Makarim, Kamis (23/5/19).

Rencananya rapat paripurna itu akan digelar pada minggu depan.

Wakil Bupati Tulungagung yang kini berstatus sebagai Plt Bupati, Maryoto Birowo akan melanjutkan kepemimpinan Syahri Mulyo hingga sisa mas jabatanya hingga tahun 2023 mendatang.

“Periodenya tetap 2018 hingga 2023,” ujar Adib.

Setelah menggelar Rapat paripurna pengusulan pengangkatan wakil Bupati sebagai Bupati, pihaknya akan kembali beririm surat pada Kemendagri melalui Gubernur.

Selanjutnya setelah Bupati definitif dilantik, maka selambatnya 15 hari sesudahnya, DPRD wajib membentuk panitia pemilihan wakil Bupati.

“Dalam tata tertib kita, 15 hari setelah pelantikan bupati yang baru, DPRD akan membentuk panitia pemilihan wakil Bupati,” terang Adib.

Untuk nama calon wakil bupati diserahkan pada mekanisme partai pengusung. Hingga saat ini masih belum ada nama yang muncul terkait bursa orang nomer 2 di kota marmer ini.

Rapat Bamus kali ini dihadiri 11 dari sekitar 20 anggotanya. Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono yang seharusnya memimpin rapat ini juga tak nampak batang hidungnya.

Meski begitu, Adib menganggap hal itu sah-sah saja dan memenuhi kuorum.

“Ini pak ketua (Supriyono) ada acara,” ujar Adib.

Jika ketua DPRD tidak hadir, kata Adib tugas ketua DPRD bisa dijalankan oleh wakil ketua.

“Kan masih ada wakil ketua (DPRD),” ujar Adib.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top