Hati-Hati Aksi "Klithih" di Tulungagung, Mahasiswi Ini Dipukul dan Dirampas HP-nya

Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

TULUNGAGUNGTIMES – Aksi klithih yang di Yogyakarta identik dengan kriminalitas jalanan dan jambret yang terjadi di kawasan Pinka Kelurahan Kuthoanyar, Kamis (14/03) jam 00.30 kemarin masih menjadi perbincangan hangat. Hanya demi handphone Oppo type A37F warna pink rose senilai Rp 2,5 juta, jambret yang belum diketahui identitasnya itu memaksa korban hingga terjadi tarik menarik. 

"Aksi pencurian degan kekerasan yang terjadi di Pinka sempat mendapat perlawanan dari korban, terjadi tarik menarik sehingga korban terjatuh," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji Jumat (15/03) pagi

Korban diketahui bernama Safitri (21) mahasiswi asal Desa Ketandan RT 01 RW 01 Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Saat kejadian, Safitri bersama temannya Deni Ruswita Sari naik sepeda motor dan berhenti untuk telpon teman namun tidak diangkat

"Tiba-tiba dari belakang ada seorang lelaki yang tak dikenal naik sepeda motor berhenti dari sebelah kanan dan bertanya nama korban, saat itu juga lelaki tersebut merebut hp korban dan sempat terjadi tarik menarik," terangnya

Saat tarik menarik itu karena Safitri hanya perempuan, tenaga yang dimiliki tak kuasa mengimbangi tenaga pelaku

"Sehingga korban jatuh tersungkur dan hp diambil pelaku," paparnya

Sebelum mengambil hp, pelaku masih juga memukul kepala m Safitri yang sudah tak berdaya itu 
"Saat hp korban lepas pelaku mengambil hp sambil memukul kepala korban," pungkasnya

Tak terima dengan kejadian yang dialami, Safitri kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolres Tulungagung 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top