3 Tanggul Sungai di Tulungagung Jebol, Pemkot Lakukan Ini

Tanggul Sungai Bengawan yang jebol beberapa waktu lalu hingga akibatkan banjir di Desa Warung Kecamatan Boyolangu (istimewa)
Tanggul Sungai Bengawan yang jebol beberapa waktu lalu hingga akibatkan banjir di Desa Warung Kecamatan Boyolangu (istimewa)

TULUNGAGUNGTIMES – Hujan deras yang mengguyur Tulungagung beberapa waktu lalu akibatkan beberapa tanggul sungai di Tulungagung jebol. 

Tak hanya tanggul Sungai Bengawan di Desa Waung yang mengakibatkan ratusan rumah terendam, hujan juga menjebol tanggul Sungai Kandung di Kecamatan Rejotangan dan Sungai Kedung Lele di Kecamatan Kalidawir.

Bahkan tanggul yang jebol mencapai puluhan meter panjangnya. 

"Kali Kandung sepanjang 30 meter, Kedung Lele sepanjang 15 meter dan Kali Bengawan 7 meter," ujar Kepala Dinas Pengairan Tulungagung melalui Kabid Operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi, Karna Tukul, Senin (11/3/9).

Pihaknya akan sesegera mungkin melakukan perbaikan tanggul yang jebol itu. Tanggul yang tipis akan ditambah lagi tebalnya agar kuat menahan tekanan air. 

"Seperti di Kedung Lele tanggulnya selebar 1,5 meter,  padahal idealnya 3 meter, maka akan kita perbaiki biar jadi 3 meter," tuturnya lebih lanjut.

Tak hanya perbaikan tanggul, pihaknya juga akan melakukan normalisasi (pengerukan) sungai. Tanah hasil kerukan nantinya akan digunakan untuk memperkuat tanggul.

Sementara itu Kepala BPBD Tulungagung Soeroto memastikan tanggul jebol di sungai irigasi Desa Waung akan ditutup menggunakan puluhan karung yang telah diisi pasir.

Material telah disiapkan. Warga dan petani telah dikoordinasi. Sedianya pada Sabtu (9/3/19) pagi dilakukan kerja bakti masal bersama tim BPBD, TNI dan Polri untuk melakukan pemasangan karung pasir menutup tanggul yang jebol.

Namun rencana itu akhirnya dibatalkan seiring genangan banjir di areal persawahan yang masih tinggi.

"Ya, kami menyesuaikan dengan perkembangan lapangan tentunya. Warga, petani tentu lebih paham dengan kondisi. Kapan waktu terbaik untuk pengerjaan (tanggul jebol)," kata Soeroto.

Plt Bupati Maryoto Bhirowo menyatakan Pemkab Tulungagung akan mengevaluasi kembali penyebab banjir di Desa Waung yang menyebabkan seratusan rumah warga terendam dan berhektare sawah terendam banjir hingga nyaris menjadi telaga baru.

"Dinas PU pengairan akan membuat kajian dan rencana penanggulangan jangka panjang di alur-alur sungai yang memicu banjir di sana," katanya.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top