Ribuan Sawah Terdampak Banjir, Ratusan Puso, Kerugian Miliaran Rupiah

Koordinator POPT Dinas Pertanian Tulungagung,  Gatot Rahayu (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)
Koordinator POPT Dinas Pertanian Tulungagung, Gatot Rahayu (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES – Ribuan hektar sawah di Tulungagung terdampak musibah banjir yang menerjang pada Kamis (7/3/19) lalu. 

Dari data yang dimiliki oleh Dinas Pertanian Tulungagung, ada sekitar 1.121 hektar sawah yang sempat tergenang banjir. 

Dari jumlah luasan itu, ratusan hektare diantaranya tidak bisa diselamatkan.

"Ada sekitar 145 hektar sawah yang puso (gagal panen) karena terendam banjir," ujar Kepala Dinas Pertanian Tulungagung melalui Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman, Gatot Rahayu, Senin (11/3/19).

145 hektare sawah itu berada di 2 kecamatan. Kecamatan Campurdarat seluas 115 hektar, sedang sisanya berada di Kecamatan Sumbergempol.

Kerugian akibat rusaknya ratusan hektare sawah itu mencapai milyaran rupiah. Dari hitungan kasar yang dilakukan olehnya, kerugian mencapai 5 milyar lebih. 

Parahnya lagi, sebagian besar sawah itu tidak diikut sertakan dalam asuransi pertanian. Praktis kerusakanya tidak akan diganti. 

Meski begitu,  pihaknya akan tetap memberikan bantuan terhadap lahan sawah yang rusak akibat banjir. 

"Nanti kemungkinan ada bantuan berupa benih," tutur Gatot. 

Kerugian Itu baru dari tanaman padi. Padahal ada beberapa komoditas tanaman yang ikut terendam dan mati dalam banjir Kamis lalu. 

"Melon dari 11 hektar puso 7 hektar, cabe dari 33 hektar puso 20 hektar, bawang merah dari 13 hektar puso 9 hektar dan kacang panjang dari 5 hektar puso semua," terangnya lebih lanjut. 

Sayangnya hingga saat ini masih belum ada estimasi kerugian dari beberapa komoditas itu.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top