Warga berusaha Padamkan Api sebelum Damkar datang ke lokasi kejadian / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Warga berusaha Padamkan Api sebelum Damkar datang ke lokasi kejadian / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES


Editor

A Yahya


Balai Desa Karangsari Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung tiba-tiba mengeluarkan asap yang membumbung tinggi hingga atap. Para perangkat desa pun berlarian menjauh dan mengemasi barang penting agar tidak turut terbakar. "Balai desa Karangsari terbakar, sudah ada pemadam kebakaran datang," kata Nurul memberikan informasi 

Menurut Nurul, api belum dapat dipastikan darimana asalnya, namun api sempat membuat warga sekitar menjadi panik dan takut. "Mungkin apa konsleting listrik ya, nanti saya cari info," paparnya saat memberitahu informasi dan mengirim foto. 

Kepala Bidang Pemadam kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tulungagung Rakidi membenarkan adanya kebakaran. Namun hanya bagian dapur balai desa yang terbakar karena kompor Elpiji. "Kompor gas bocor kemudian ada percikan api dari listrik dan membuat terbakar," ungkap Rakidi 

Mendapatkan informasi, tim Damkar datang dengan membawa tiga unit ke TKP yang terdiri dari dua pendam dan satu unit suplayer. "Kita kerahkan 3 unit, beruntung api segera dapat diatasi," jelas Rakidi 

Dari data sementara, Rakidi menghitung kerugian juga tidak cukup banyak karena proses tindakan segera bisa dilakukan. "Kerugian mencapai 20 juta, dan api berhasil dengan cepat kita Padamkan," pungkasnya Jumat (05/10) siang 


End of content

No more pages to load