Bagas Ilham dan Kholifatus Solikah, dua relawan yang mengajarkan bahasa Jerman pada anak-anak SD Kampung Sinau (Nia/MalangTIMES)
Bagas Ilham dan Kholifatus Solikah, dua relawan yang mengajarkan bahasa Jerman pada anak-anak SD Kampung Sinau (Nia/MalangTIMES)

Pintar bahasa Inggris? Itu sudah biasa. Jangan mau kalah dengan anak-anak Sekolah Dasar (SD) kampung Untung Sudiro RT 4 RW 4 Kelurahan Cemorokandang Kota Malang ini. Minimnya fasilitas tak menyurutkan semangat mereka mengasah kemampuan bahasa Jerman. 

Belasan siswa dari kelas 3 hingga 6 Sekolah Dasar (SD) itu rela duduk berhimpitan di TPQ sederhana. Lidah polos mereka pun fasih melafalkan kosakata bahasa Jerman yang diajarkan empat mahasiswa jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang (UM). 

"Ini aksi sosial HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) kami, Mbak, kami mengira sedikit saja yang ikut, ternyata sampai harus dibagi dua kelas," jelas Kholifatus Solikah, salah seorang relawan saat ditemui MalangTIMES, Minggu (13/3/2016).

Lewat papan tulis sederhana, Ifa dan tiga orang relawan  mengajarkan kosakata dasar bahasa Jerman. Belasan siswa yang didominasi SD Negeri Cemorokandang 2 itu sesekali tertawa riang saat harus menjawab pertanyaan.

"Malah kemarin ada yang mementaskan drama singkat bahasa Jerman," papar Mansyur, koordinator Kampung Sinau. Program pengajaran bahasa dengan menggandeng HMJ Sastra Jerman rencananya akan digelar di Kampung Sinau selama enam pekan di setiap hari Minggu. (*)