Dinkes Gandeng Gapopin Bagi 150 Kacamata Gratis Untuk Pelajar

pelajar penerima kacamata greatis saat diperiksa penglihatanya (foto : Joko Pramono/ Jatim Times)
pelajar penerima kacamata greatis saat diperiksa penglihatanya (foto : Joko Pramono/ Jatim Times)

TULUNGAGUNGTIMES – Dinas Kesehatan Tulungagung menggandeng Gapopin (Gabungan Pengusaha Optik Indonesia) membagikan 150 kacamata gratis bagi pelajar di Tulungagung. Pembagian ini dilakukan di aula Dinas kesehatan Tulungagung, Jum’at (9/8/19). “Kegiatan ini diprakarsai oleh Gapopin untuk bakti sosial memberikan kacamata kepada anak-anak sekokah dasar secara gratis,” ujar Kadis Kesehatan Tulungagung, dr. Muhammad Mastur.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu anak sekolah dasar yang mengalami kelainan refraksi (penglihatan) sehingga dalam kegiatan belajar bisa semakin baik. Gapopin mengutarakan maksudnya untuk membagikan kacamata secara gratis kepada Dinkes sejak sebulan yang lalu. “Kegiatan ini dibiayai oleh Gapopin, kami (Dinkes) Cuma memobilisir peserta,” terang Mastur.

Meski Cuma dijatah 150 kacamata, siswa sekolah yang hadir mencapai 200 lebih. Untuk yang tidak terakomodir dalam kuota Gapopin, nantinya pihak Dinkes akan mencarikan sumber anggaran lainya. “Nanti kalau lebih dari 150, Insya Allah dicarikan anggaran lain, sumbangan dari donatur,” terang Mastur.

Sementara itu Gapopin Tulungagung, Ahmad Bisri mengatakan kegiatan pembagian kacamata gratis ini untuk memperingati ulang tahun Gapopin yang ke 60 tahun.

Pembagian kacamata ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Total secara nasional ada 16.660 kacamata. Untuk Jawa Timur 2000 Kacamata, 150 di antaranya dibagikan di Tulungagung. “150 (kacamata) dibagikan di Tulungagung,” tutur Ahmad Bisri.

Kepengurusan Gapopi Tulungagug meliputi Tulungagung, Trenggalek, Blitar Kota dan Kabupaten Blitar. Di Tulungagung sendiri ada sekitar 12 Optik yang tergabung dalam Gapopin.

Sementara itu salah satu orang tua penerima kacamata gratis mengungkapkan anaknya sudah sekitar setahun ini sudah terganggu penglihatanya. Bahkan untuk melihat tulisan di papan tulis pun sudah tidak bisa. “Melihat tulisan di papan tulis sudah enggak kelihatan, padahal duduknya di bangku paling depan,” ujar orang tua dari Adlina Ahmida Arizqi, Rizqi pada awak media.

Wanita berkerudung dari Desa Talang, Kecamatan Sendang itu merasa bersyukur adanya bantuan kacamata gratis bagi putrinya, yang kini menginjak kelas 2 SD itu. Rizqi mengakui anaknya mempunyai kebiasaan melihat televisi secara dekat dan sering bermain HP. 

Awalnya siswa penerima kacamata gratis diperiksa, kemudian mereka memilih frame yang dikehendaki. Setelah memilih frame mereka boleh pulang. Nantinya jika kacamatan sudah jadi akan di bagikan oleh sekolah melalui Puskesmas terdekat.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tulungagungtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tulungagungtimes.com | marketing[at]tulungagungtimes.com
Top